Malam itu di balik tirai, seorang gadis berhijab merasa kesepian.

Jemari lentiknya menjelajah perlahan di antara pahanya.

Nafas terengah mulai terdengar, mengisi kesunyian.

Sensasi yang luar biasa membawanya melayang.

Tubuhnya menggeliat, penuh hasrat.

Cairannya mulai membasahi tangannya.

Tak berhenti, semakin intens.

Dan kemudian, ledakan dahsyat gairah melanda.

Cairan kental meluap dari dirinya.

Dia terengah-engah, lemas namun bahagia.

Kemudian ia bergeser posisi, menemukan sudut lain.

Di balik tumpukan buku, api asmara kembali membara.

Suara lembut kembali terdengar.

Kerudungnya terangkat, memperlihatkan kulit mulusnya.

Dia tak peduli sekitar, terfokus pada perasaannya.

Kemudian, dia mengganti posisi baru.

Di bilik, dia menemukan kebebasan tersendiri.

Hijabnya tetap terpasang, melindungi identitasnya.

Sampai semua gairah terlampias.

Juwita, siswi SMA berkerudung, meninggalkan jejak kenikmatan yang tak terlupakan.
